30 catatan dari ruang build

1.206 Data Diapus Padahal Udah Dilarang: Kenapa Instruksi ke Agent Bukan Pagar
Kasus Replit: agent hapus ribuan data meski udah dilarang. Instruksi itu permintaan, bukan pagar — akses read-only dan backup terpisah yang nyelametin.

Agent 24 Jam di VPS: Bagian Gampangnya Udah Ada di YouTube, Ini Bagian Susahnya
Nge-jalain AI agent 24 jam di VPS itu bukan cuma nonton tutorial. Bagian susahnya jarang dibahas: biaya, akses, dan keeping agent tetap on track.

Kalau yang Belanja di Toko Lo Itu Agent, Dia Bisa Pesen Nggak?
Agent yang dateng ke website toko lo dan nggak nemu harga langsung pergi tanpa jejak. Satu halaman katalog kebaca mesin adalah versi paling kecilnya.

Pembaca Website Lo Berikutnya Mungkin Bukan Manusia
Traffic turun bukan karena konten jelek — pembacanya pindah ke ChatGPT dan Perplexity. Apa itu GEO dan cara cek posisi lo di mesin AI minggu ini.

Herdr: Tmux-nya Coding Agent, Plus-Minusnya
Herdr adalah terminal multiplexer yang dibikin khusus buat coding agent: status tiap agent keliatan sekilas. Review jujur setelah dipasang di VPS.

Jangan Percaya Agent-nya, Kasih Aturan ke Pintunya: MCP Server Kecil buat Data Pelanggan Lo
Jangan kasih akses penuh ke CRM demi otomasi. Lewat MCP server kecil, agent bisa baca dan tulis terbatas — tanpa tool hapus yang bisa ngerusak data pelanggan.

Sebelum Nyerahin Invoice Klien ke AI Agent, Pasang Satu Guardrail Ini Dulu
AI agent yang salah kirim invoice bisa ngerusak kepercayaan klien. Satu guardrail sederhana sebelum agent boleh kirim apa pun ke luar.

File Instruksi Agent Lo Mestinya Gak Kekunci ke Satu Tool Doang
Instruksi agent yang nempel di satu tool akan ikut hilang saat lo ganti tool. Pisahkan playbook dari platform supaya bisa dibawa ke mana saja.

Jangan Review Kerjaan Agent dari Diff Kodenya — Suruh Dia Buktiin Dulu
Review diff kode hasil kerja AI agent itu cara lama. Suruh agent buktiin sendiri kerjaannya jalan sebelum deploy — uji perilaku, bukan ngebaca kode.